Rabu, 11 November 2009

Soft Drink Dapat Merusak Tubuh

Soda, kola, soft drink, bagaimana pun kita menyebutnya, minuman-minuman ini adalah jenis cairan yang dapat merusakan kesehatan tubuh. Ingin tahu bagaimana minuman yang sering kita pesan saat nongkrong ini mencuri nutrisi penting dari tubuh?

Dr. Mao Tao, pemilik Tao of Wellness, menjelaskan soft drink atau minuman ringan kandungan vitaminnya sangat sedikit. Tapi kafein, karbonat, dan gulanya sangat tinggi. “Belum lagi, minuman ini menggunakan tambahan zat pewarna dan ekstrak rasa tertentu.” Tao juga bercerita, sudah banyak penelitian yang menyimpulkan konsumsi soft drink berlebihan bisa menimbulkan risiko obesitas dan diabetes. Khusus pada anak-anak, daftar risiko tersebut masih harus ditambahkan dengan kerusakan gigi.
Ketika gula berlebih masuk dalam tubuh, Tao menjelaskan, produksi insulin oleh pankreas pun akan meningkat. Dalam keadaan normal, insulin yang dikeluarkan pankreas akan mengantarkan gula ke dalam jaringan sel sebagai sumber energi. Tapi ketika jumlahnya berlebihan, insulin tidak mampu lagi melakukan fungsinya sehingga merusak sistem biologi tubuh, termasuk sistem imun.

“Ini yang kemudian membuat mereka dengan kadar gula dalam darah yang tinggi rentan terhadap berbagai penyakit.” Belum lagi gula yang berlebihan bisa berubah wujud menjadi lemak dalam tubuh yang memberi kita risiko tambahan, yaitu gangguan jantung dan kanker.

Tidak hanya itu, karbonat yang ada di dalam minuman ringan juga mengandung phosphoric acid yang kerjanya hanya memakan kalsium dalam darah. Padahal tubuh membutuhkan kalsium untuk menguatkan tulang-tulang kita. Dan dengan didampingi oleh kafein, kerja karbonat memakan kalsium semakin cepat. Jika stok kalsium kita semakin sedikit maka akan menggangung sistem saraf dan otak, karena keduanya membutuhkan kalsium agar dapat bekerja dengan maksimal.

Mulai sekarang, jauhilah minuman bersoda, kola, atau soft drink dan beralihlah kepada :

• Air putih. Jutaan sel dalam tubuh akan bekerja dengan baik ketika kita banyak minum air putih. Kalau ingin memberikan rasa pada air putih, masukkan daun mint atau madu ke dalam gelas kita. Setidaknya cara ini lebih sehat ketimbang minum soft drink.

• Teh. Mulai dari teh hitam, hijau, hingga oolong, kita akan menikmati manfaat antioksidan polifenol. Fungsi utama polifenol adalah menghancurkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita.

Sumber : Sripoku.com

Selasa, 10 November 2009

4 Kesalahan Menyikat Gigi

Rutin menggosok gigi bukanlah menjadi sebuah jamin bahwa kita sudah melakukan perawatan paling tepat untuk gigi dan mulut kita. Karena merawat gigi tidak hanya memerlukan kuantitas, melainkan juga kualitas.

Mari tingkatkan mutu menyikat gigi kita dengan memperbaiki kesalahan yang sering kita perbuat, seperti :

1. Memulai dari tempat yang sama setiap saat.
Dokter gigi menemukan banyak orang yang terbiasa memulai menyikat gigi mereka pada tempat yang sama setiap kali. Richard H. Price, DMD, consumer advisor untuk the American Dental Association menyarankan demi menghindari kebosanan maka kita diminta untuk selalu bisa memulai menyikat gigi kita dari bagian mulut yang berbeda-beda. Karena jika kita selalu memulai dari area yang sama, maka tidak heran jika kita sering merasa bosan dengan rutinitas menggosok gigi kita.
2. Melewatkan bagian dalam permukaaan gigi.
Hampir semua dari kita yang sering lupa untuk membersihkan permukaan gigi bagian dalam, terutama pada gigi bagian depan. Plak yang tidak terlihat juga sama pentingnya untuk dibersihkan seperti layaknya plak yang dapat kita lihat. Jadi mulailah menyikat gigi kita dengan teknik yang benar secara keseluruhan.

3. Tidak pernah membiarkan sikat gigi kering.
Jika kita sering membiarkan sikat gigi kita terus dalam keadaan lembab, maka kondisi ini malah akan memupuk pertumbuhan bakteri pada sikat gigi itu sendiri. Selain itu, bulu sikat yang basah dan lembab akan lebih mudah berubah bentuk pada saat kita memakainya dan lebih parahnya lagi bisa dijadikan tempat sarang berkembang biaknya bakteri. Cegah hal itu terjadi dengan mengibas-ibaskan sikat gigi kita setiap kali selesai digunakan untuk mengurangi kelembaban, lalu tutup sikat dengan “helm” yang masih bisa membiarkan air masuk.

4. Jarang mengganti sikat gigi.
The American Dental Association menyarakan agar kita bisa mengganti sikat gigi setiap 3-4 bulan atau pada saat bulu sikat sudah berjumbai. Segeralah ganti sikat gigi kita jika bulu sikat mulai kehilangkan fleksibilitas atau sudah terbelah (bentuk tidak proporsional). Prince menyarankan agar kita mengikuti teori bulu sikat dibanding teori lamanya waktu penggunaan.


Sumber : Sripoku.com

Senin, 09 November 2009

Menghindari Stres Dengan Konsep Islam

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka jadi tentram dengan mengingat Allah SWT. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah SWT hati menjadi tentram.” (QS Ar-Ra’d 28)

HIDUP yang tentram, damai dan sejahtera serta mendapat berkah dari Allah SWT adalah dambaan setiap muslim. Hanya saja untuk meraih hidup yang tenang dan penuh berkah itu tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Beragam problema hidup membuat orang jadi resah dan gelisah. Resah dan gelisah itu menjadikan hati seseorang tidak tenang, yang kadang-kadang menjelma jadi putus asa dan stres, depresi atau mengalami goncangan jiwa.

Hari-hari belakangan ini yakni seusai Pemilu Legislatif 9 April lalu, beberapa media massa baik cetak maupun elektronika sering memberitakan ikhwal caleg yang mengalami depresi, stres. Ada yang mengamuk membongkar rumah warga karena tidak memilih si caleg. Tapi ada pula sampai menggantung diri. Hebatnya lagi, beberapa rumah sakit jiwa menjelang Pemilu sengaja menambah sal tempat tidur untuk persiapan menampung orang-orang yang mengalami goncangan jiwa akibat Pemilu.

Kenapa orang jadi resah, gelisah, depresi dan stres? Jawabannya juga beragam. Mungkin juga karena sudah banyak yang mengeluarkan uang, tapi tidak mendapat suara yang signifikan. Mungkin ada pula karena malu karena gagal menjadi wakil rakyat. Tentu bila dilihat dari kacamata agama, mereka yang mengalami goncangan jiwa dan depresi serta stres disebabkan gagal mendulang suara pada Pemilu lalu karena iman mereka lemah. Mungkin juga karena motivasinya untuk jadi wakil rakyat tidak disertai keikhlasan.
Menurut ajaran Islam, guna mewujudkan ketenangan dan ketentraman jiwa (sakinah), ada beberapa hal yang perlu dilakukan:
n Mulailah keseharian kita dengan mengingat dan menyebut nama Allah SWT. Begitu bangun tidur kita ucapkan alhamdulillah. Berkat nikmah dan rahmat-Nya, kita dibangunkan-Nya dari tidur. Bagi yang sempat shalat tahajud laksanakan shalat tahajud. Lalu shalat subuh tepat waktu. Berangkat kerja niatkanlah karena Allah, sehingga apapun tugas kita akan bernilai ibadah di sisi-Nya.
n Kapanpun dan dimanapun kita bertugas selalu ingat dengan kewajiban kita sebagai seorang muslim yakni shalat lima waktu. Tidak ada alasan apapun bagi seorang muslim untuk tidak menunaikan shalat karena shalat adalah tiang agama. Tidak bisa berdiri, boleh shalat dengan duduk. Tak mampu duduk boleh dengan berbaring. Jika tak kuasa lagi menggerakkan tubuh kita maka boleh shalat dengan isyarat. Begitu pentingnya mendirikan shalat.
n Ingatlah selalu dengan Allah SWT (zikrullah), di manapun kita berada. Ingatlah bahwa yang menentukan hidup-mati kita adalah Dia. Jika kita gagal menggapai cita-cita seperti menjadi legislator, ingatlah semuanya itu adalah ketentuan Allah SWT.
n Selalulah bersikap optimis dan tidak mudah putus asa karena Islam melarang umatnya berputus asa. Setiap muslim harus meyakini benar bahwa setiap makhluk yang ada di muka bumi ini ditanggung oleh Allah SWT rezekinya.
Apabila keempat hal ini mampu kita aplikasikan dalam keseharian kita, maka insya Allah hidup kita akan tenang dan terhindar dari depresi atau stres, gangguan jiwa.
Agar bisa melaksanakan konsep-konsep Islam tersebut kita harus mampu menyeimbangkan antara kebutuhan jasmani dengan kebutuhan rohani. Dalam memenuhi kebutuhan jasmani, Allah SWT mengingatkan kita jangan melupakan kebahagiaan di dunia. Kita boleh bekerja keras agar mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarga kita. Bahkan kalau bisa ada kelebihan sehingga kita mampu pula untuk berzakat atau bersedekah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu.
Namun kita jangan pula melupakan akherat. Kebutuhan rohani harus pula dicukupi dengan selalu taat menjalankan perintah Allah SWT. Orang-orang yang mengalami goncangan jiwa, depresi atau stres karena rohaninya kosong. Rohaninya tidak diisi dengan kegiatan yang bernuansa mental-spiritual.
Mengisi rohani dengan kegiatan spiritual tidak hanya dengan beribadah kepada Allah SWT, tetapi juga lewat kegiatan amal saleh lainnya. Jika kita diberi Allah SWT kelebihan rezeki maka kita sisihkan sebagian untuk berinfak fi sabilillah, seperti membantu fakir-miskin, membantu pembangunan rumah peribadatan, madrasah dan lain sebagainya. Dengan menerapkan pola hidup seimbang itu, insya Allah hidup kita diberkahi oleh-Nya, yakni hidup tentram (sakinah), hati yang tenang dan penuh optimis serta terhindar dari depresi, stres dan keputusasaan.

Sumber : Sriwijaya Post

Jumat, 23 Oktober 2009

Berhenti Merokok Dengan Berkhayal

Banyak orang bilang, berhenti merokok adalah hal yang tidak mudah. Tapi bukan berarti tidak ada cara untuk keluar dari kebiasaan buruk ini. Cobalah dengan berkhayal.

Menghentikan kebiasaan merokok dengan berkhayal? Apa iya mujarab? “Sebenarnya, ada tindakan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan kegelisahan dari tubuh. Kita hanya perlu sedikit berimajinasi,” ungkap psikolog Roslina Verauli, M.Psi.

Maka di saat merasa begitu terdorong untuk merokok, sebaiknya kita bertanya pada diri sendiri apa yang membuat kita ingin merokok? Menurut Roslina, pemicu utama orang ingin merokok adalah karena kondisi yang tidak nyaman. Oleh karena itu, yang kita hayalkan suatu kondisi yang membuat kita merasa nyaman, agar kita tidak perlu merokok.

Caranya, Roslina coba mengajarkan kita, bayangkan kita tengah meniup balon. Saat balon ditiup, udara masuk perlahan ke rongga dada dan memberi rasa lega ke seluruh tubuh. “Lanjutkan dengan imajinasi tentang kepulan asap rokok yang justru menyesakkan. Dengan begitu, niat merokok urung terlaksana.” Kegiatan ini sebenarnya adalah melatih dan merangsang pikiran agar lebih sadar lagi mengendalikan persaan dengan tindakan. Yang ujungnya adalah tindakan dan pikiran positif.

Kamis, 22 Oktober 2009

Berseluncur di Internet Rangsang Otak

Kegiatan berinternet dapat merangsang pertumbuhan otak. Bahkan bagi orang yang telah memasuki usia separuh baya sekalipun. Demikian dilaporkan oleh para ilmuwan dari University of California, Los Angeles (UCLA).

Pelatihan tersebut dapat memicu pusat-pusat utama di otak yang mengontrol pengambilan keputusan dan penalaran rumit setelah menjalani penjelajahan internet selama satu minggu. Gejala ini juga menunjukkan bahwa fungsi otak dan kognisi orang dewasa dapat meningkat.

"Kami menemukan fakta bahwa bagi orang tua dengan sedikit pengalaman online, ketika melakukan pencarian di internet dalam waktu yang relatif singkat dapat mengubah pola aktivitas dan meningkatkan fungsi otak," kata Dr Gary Small (penulis studi).

Penelitian tersebut melibatkan relawan yang berusia antara 55 sampai 78 tahun. Sebelum studi dilakukan, separuh dari jumlah relawan menggunakan internet setiap harinya, sementara separuh lainnya hanya memiliki sedikit pengalaman.

Sementara para peserta asyik berinternet, mereka juga diwajibkan menjalani fungsional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) scan. Tes ini untuk melacak aktivitas otak dengan mengukur aliran darah di otak.

Setelah mengikuti scan awal, peserta diperbolehkan pulang ke rumah dan boleh berinternet selama satu jam sehari selama empat belas hari (2 minggu). Selanjutnya peserta menerima scan yang kedua menggunakan tugas yang sama namun dengan topik yang berbeda.

Dari hasil scan pertama di mana peserta hanya memiliki sedikit pengalaman, terkuak fakta bahwa otak menunjukkan aktivitasnya di daerah pengendalian bahasa, membaca, memori, dan kemampuan visual.

Sedangkan dalam scan kedua, yakni ketika peserta diperbolehkan berinternet di rumah. Terkuak fakta bahwa otak menunjukkan aktivasi di daerah yang sama. Hal ini juga dikenal orang sebagai bagian penting dalam memori kerja dan pengambilan keputusan.

Setelah melakukan pelatihan di rumah, partisipan dengan pengalaman online yang sedikit menunjukkan kenyataan bahwa aktivitas otak mereka sangat mirip dengan yang diperlihatkan oleh kelompok pengguna internet yang cerdas.

"Hasil tersebut memberi kesan bahwa pencarian online mungkin merupakan bentuk sederhana latihan otak yang dapat digunakan untuk meningkatkan kognisi orang dewasa," kata Teena D. Moody (penulis pertama studi dan peneliti senior Institute Semel di UCLA. Adapun hasil penelitian tersebut dipresentasikan pada pertemuan Society untuk Neuroscience.

Sumber : SRIPOKU.COM

Rabu, 21 Oktober 2009

Sarapan Kendalikan Nafsu Makan

Sebagian besar dari kita pasti sudah sering mendengar betapa sarapan dapat membantu kita mengendalikan nafsu makan. Tapi mengapa sepertinya sulit sekali untuk menikmati super food ini?

Para peneliti dari British Journal of Nutrition mengadakan penelitian terhadap 900 orang dewasa yang menu sarapannya mengandung lemak, protein, dan karbohidrat. Hasilnya, para relawan tetap kenyang sampai tengah hari, sehingga porsi makan siang mereka menjadi lebih sedikit.

Itu mengapa sarapan disebut sebagai super food, terlebih bagi kita yang tengah menjalani program penurunan berat badan. Karena itu, berusahalah untuk mencukupi kebutuhan kalori di pagi hari dengan menu bergizi tinggi.
Namun jika kita sering merasa tidak punya waktu menyiapkan sarapan, cobalah untuk menyiapkan bahan-bahannya di malam hari. Seporsi sereal misalnya, dengan sekotak susu tanpa lemak dan taburan buah-buahan, bisa jadi sarapan ringkas yang “menganjal” perut hingga jam makan siang tiba.

Dan khusus bagi yang tidak biasa sarapan terlalu pagi? Tidak perlu memaksakan diri. John de Castro, PhD, peneliti ilmu perilaku dan dekan College of Humanities and Social Sciences di Sam Houston State University, menjelaskan bahwa makan pada pukul 9, 10, atau 11 pagi juga masih bisa disebut sarapan. Sebab makanan pembuka hari akan tetap membantu kita mengendalikan nafsu makan di waktu makan berikutnya.

Senin, 19 Oktober 2009

Cara Sehat Menikmati Teh

Ternyata menikmati minuman yang terlalu panas dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan kita.

Saya yakin sebagian besar dari kita lebih menyukai teh bila disajikan dalam keadaan panas. Tapi asal jangan terlampau panas. Mengapa? Studi terbaru di Irania menemukan orang yang memiliki kebiasaan menyeruput teh yang terlalu panas atau 2 menit setelah diseduh memiliki risiko yang 5 kali lebih besar terserang kanker esophagus dibanding dengan orang yang menunggu setidaknya 4 menit teh agar lebih dingin.

Cara lain untuk menikmati secangkir teh yang lebih sehat adalah dengan memeraskan lemon ke dalam teh kita dibanding susu. Sedikit sentuhan sitrus dapat membantu meningkatkan kebutuhan tubuh akan vitamin C dan membuat penyerapan antioksidan dalam teh kita menjadi lebih baik. Sedangkan, kehadiran susu dapat melenyapkan baiknya khasiat teh bagi kesehatan jantung.