Kamis, 21 Januari 2010

Empat Sehat Lima Internet

Internet adalah sebuah kejaiban teknologi yang membuat dunia serasa lebih sempit. Informasi nun jauh disana bisa didapatkan dengan sekejab. Berinteraksi, bertatap muka dengan jarak memisahkan ribuan kilometer dapat dilakukan dengan mudah . Seperti halnya kehidupan nyata, didunia maya tidaklah semuanya baik. Ada banyak kegelapan yang mencoba menghantui. Berikut ini beberapa tips aman berselancar di dunia maya.

Janganlah percaya begitu saja terhadap seseorang yang baru dikenal melalui Internet. Tidak semua orang jujur, sehingga bisa juga orang yang Anda ajak berinteraksi sedang berbohong. Meskipun fotonya menarik, siapa tahu itu bukan foto dia, hanya pinjem foto teman atau cari di internet. Selain itu waspadailah profile palsu dalam artian orang yang membuat profile tersebut bukanlah orang yang sebenarnya.

Model klasik basa basi kenalan ala MIRC


Boys: hi, leh knl tidak
Gadis: boleh aza, asl pls
Boys: 20/m/jakarta, kalu u?
Gadis: akyu 17/f/bandung
Boys: msh skul dong
Gadis: yup, kl u kul or ker
Boys: ak kul fak tek di univ gadjah duduk


Pasti bayangannya, Gadis cewek yg imut, si Boys jejaka keren anak kuliahan, padahal bisa juga keduanya sudah kakek nenek

Jangan terlalu percaya tentang segala sesuatu yang ada di internet, karena tidak semua informasi adalah benar dan valid. Misalnya saja apabila mendapat kiriman email yang isinya berita tidak jelas , link yang tidak tahu juntrungnya, atau harus menyebarkan email kepada orang lain. Lebih baik langsung dihapus saja.

Sekarang yang lagi ngetrend adalah Facebook dan berbagai macam jejaring sosial lainnya. Dalam menerima/menambah teman sebaiknya dipilih dan pilah terlebih dahulu. Berhati hatilah juga dalam mempergunakan aplikasi di Facebook, karena aplikasi pihak ketiga ini tidak terjamin keamanannya (mencuri data pengguna).

Jangan menyimpan foto pribadi yang agak segar di Friendster, Facebook dan sejenisnya. Karena sekuat apapun keamanan suatu situs, masih dimungkinkan konten private yang ada didalamnya dilihat oleh orang lain.

Jadilah orang yang agak misterius. Jangan terlalu terbuka, menulis semua data diri secara lengkap, misalnya alamat rumah, nomor telepon, sekolah dan lain-lain. Itu bisa berbahaya, apabila data-data tersebut disalahgunakan oleh orang lain. Jadi tidak ada salahnya menjadi stranger terutama kepada orang yang baru dikenal.

Jauhi situs atau chat rooom yang vulgar alias mengandung pornografi. Apabila nanti ketagihan maka dapat mengganggu fungsi otak dan kemampuan inteligensia pencandu. Bila gangguan perilaku dan kemampuan inteligensia itu meluas, hal itu akan memperburuk kemampuan, kesehatan fisik, mental, dan sosial (sumbernya disini). Jadi agar tidak kecanduan jangan suka membuka yang uhui2.

Apabila hendak jumpa darat dengan seseorang yang baru dikenal di internet sebaiknya mengajak teman untuk keselamatan dan kenyamanan. Menjalin hubungan dengan sahabat di dunia nyata lebih penting daripada di dunia maya.

Ingatlah waktu apabila berinternet ria. Biasanya kalau sudah chat, ngeroom atau browsing maka waktu serasa tiada habisnya. Kadang pekerjaan lain jadi terbengkalai, lupa belajar, lupa mandi, bahkan begadang sampai pagi. Bang Rhoma berkata, begadang jangan begadang bila tak ingin meriang hehe

Jangan falling in love didunia maya. Kadangkala orang menemukan tambatan hati di dunia internet. Dari chat turun ke hati, karena terpesona cintapun bersemi. Tapi sebelum benar2 falling in love, sebaiknya diselidiki terlebih daulu asal muasal makhluk manis di ujung sana. Benar-benar seperti yang dibayangkan atau tidak. Cintailah sepenuh hati apabila sudah sering bertemu, sudah seiya sekata, sudah klop dihati. Jangan sampai broken heart karena sesuatu yang tak nyata, karena cinta maya. Lebih baik cinta luna maya

Tulisan diatas diinspirasi dari Internet sehat dengan beberapa tambahan sendiri. Jadi mari berinternet dengan aman dan positif, tidak hanya sekedar senang2 saja, tapi untuk sesuatu yang bermanfaat. Memanfaatkan internet untuk belajar, menambah relasi dan tentunya menambah informasi.

Semoga Bermanfaat


Jumat, 15 Januari 2010

Info Kesehatan (Kanker Hati)

Tidurlah seawal mungkin, jangan larut malam, berdasarkan hadits yang bersumber dari `Aisyah radhiyallahu ‘anha:

“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam tidur pada awal malam dan bangun pada penghujung malam, lalu beliau melakukan shalat.” (Muttafaqun `alaih)

Nasehat di atas diambil dari contoh sebaik-baik makhluq yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Buktikan manfaat adab tidur yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sebagaimana paparan artikel berikut ini ! Selamat menyimak.

PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI

Penemuan terbaru mengenai kanker hati! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!.

Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).. Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK.

Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.

Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.

Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hampir 80% dari livernya (hati) sudah termakan habis.

Pasien sangat terperanjat, Bagaimana mungkin? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?

Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan normal . Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita ( Taiwan karena penulis berdomisili disana, tetapi juga termasuk masyarakat Indonesia salah memahami).

Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati.

Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal.

Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat.

Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati.

Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih.

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama.

2. Tidak buang air besar pada pagi hari.

3. Pola makan yang terlalu berlebihan (Daging panggang, sate, dan gorengan / minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng untuk menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil....) Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan..

4. Tidak makan pagi.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan atau bahkan Narkoba.

6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan (penyedap rasa), zat pewarna, pemanis buatan.

7. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak ½ matang.

8. Merokok atau menjadi perokok pasif.



Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya .

Sebab :

Ø Malam hari pk 21.00 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik (lebih baik lagi bila sudah tidur) . Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.

Ø Malam hari pk 23.00 dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Ø Dini hari 01.00 - 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Ø Dini hari 03.00 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.. Bagi perokok pembersihan berlangsung dengan tidak sempurna.

Ø Pagi pk 05.00 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.

Ø Pagi pk 07.00 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30... Makan pagi sebelum pk 07...30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang.

Dialih bahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh :

Siwu ( 09 Juni 2007 )

HARAP DISEBARLUASKAN PENGETAHUAN INI KEPADA SEGENAP KELUARGA , TEMAN-TEMAN DAN REKAN-REKAN SERTA RELASI YANG KITA CINTAI SUPAYA DAPAT TERHINDAR DARI PENYAKIT YG AKAN MEMBAWA MAUT & MALAPETAKA DALAM KEHIDUPAN INI.


Kamis, 14 Januari 2010

Puisi Kehidupan

Orang asing bukanlah orang yang merantau ke negeri syam atau yaman. Tapi orang asing (yang hakiki) adalah, orang yangg merantau ke kuburnya bersama kain kafan
Sungguh si perantau punya hak yang harus dipenuhi. Oleh tuan rumah yang daerahnya sedang dilalui

Janganlah kau hardik orang asing ketika sedang dalam perantauan. Karena masa telah menghardiknya dengan kehinaan dan banyak cobaan.
Perantauanku jauh… padahal bekalku tidak mencukupi. Kekuatanku semakin rapuh… sedang mati terus meminta diri. Aku tentu punya banyak sisa dosa, yang aku tidak mengetahuinya. Dosa saat sendiri, maupun saat bersama, tapi Alloh pasti mengetahuinya.

Betapa sayangnya Alloh padaku… karena telah menangguhkan hukuman-Nya. Bahkan Dia tetap menutupi dosaku… meski aku terus melakukannya.
Hari-hariku terus berjalan. Tanpa penyesalan, tangisan, ketakutan, ataupun kesedihan

Akulah orang yang biasa menutup pintu. Untuk giat dalam maksiat, padahal Mata Alloh selalu mengawasiku.

Salah sudah tercatat, dalam kelalaian yang telah lewat. Dan sekarang, tinggal penyesalan di hati yang terus menyayat-nyayat.

Biarkanlah ku ratapi dan ku ajak diriku untuk muhasabah(menilai) dan prihatin dalam sisa masa hidupku. Wahai orang yang selalu menghinaku, tinggalkan hinaanmu! karena jika kau tahu keadaanku, tentu kau takkan melakukan itu

Biarkanlah ku usap linangan air mata, yang tak mau berhenti ini. Maka adakah tetesan air mata ini, dapat menyelamatkan diri?!

Dan seakan-akan aku sekarang tergeletak tak berdaya diatas ranjang, di hadapan seluruh sanak keluarga yang membolak-balikkan tubuhku dengan tangan mereka
Lalu berkumpullah di sekelilingku, orang yang meratapiku, menangisiku, memanggil namaku, dan menyesali keadaanku

Mereka telah mendatangkan tabib untuk mengobatiku. Tapi aku yakin, saat ini ia takkan mampu menyembuhkanku.

Selanjutnya nafasku semakin tak karuan. Ajal mulai merenggutku, dari setiap urat nadi, dengan tanpa keramahan dan kehalusan.
Kemudian ruhku keluar dari jasadku yang meronta. Hingga ludahku saat itu menjadi pahit rasa

Mereka pun menutup mataku, Lalu pergi membeli kafan setelah putus asa atas kesembuhanku. Orang yang dulunya paling ku kasihi, Segera mencari pemandi mayat yang mau menghampiri

Dia mengatakan: Wahai kaumku, kami ingin pemandi mayat yang lihai merdeka, ahli syair, cerdas, mengerti, dan pandai.
Akhirnya datanglah seorang dari mereka menghampiriku ia melepas pakaianku, menelanjangiku, dan menyendirikanku.

Dengan terlentang di gerabah, ia membiarkanku sedang pancuran air yang akan membersihkan ada di atasku. Ia pun mengucurkan air dari atasku, membilasku dengan tiga bilasan. Dan setelah itu, ia meminta orang-orang agar mendatangkan kain Kafan.
Orang-orang itu memakaikan padaku pakaian yang tanpa saku. Dan jadilah bekalku hanya parfum kematian, ketika mereka memarfumiku.

Mereka kini telah mengeluarkanku dari dunia, duhai malangnya aku. Sebagai seorang perantau tanpa bekal yang dapat mengantarkanku.
Mulailah 4 lelaki mengangkat jasadku di atas pundak. Dan di belakangku terlihat para pelayat yang mengarak. Mereka lalu meletakkanku di mihrob depan. Lalu mundur ke belakang imam untuk sholat, dan mengucapkan kata perpisahan.

Mereka menyolatiku, dengan sholat yang tanpa ada ruku’ dan sujudnya. Dengan iringan doa semoga Alloh mencurahkan padaku rahmat-Nya.
(Sampai di kuburan), mereka menurunkanku ke liang lahat dengan perlan. Dan mulailah salah satu dari mereka menguburkan.

Dia membuka kain yang menutupi wajahku untuk melihatku. Hingga mengucur dari kedua matanya, air yang mampu menenggelamkanku.
Ia kemudian berdiri dengan penuh hormat… Dan dengan tekad yang bulat…
ia menata bata di atasku… lalu beranjak meninggalkanku…
Ia mengatakan: “Uruklah dia dengan tanah kuburan
Dan raihlah pahala kebaikan dari Ar-Rohman, yang memiliki banyak pemberian!

Di liang kubur yang gelap itu, tak ada bapak yang penyayang
Tak ada ibu, atau pun saudara yang dapat membuatmu senang (Setelah itu) datanglah sosok yang membuatku gemetar, ketika mata ini menatapnya. Karena tampang yang sangat menakutkan orang yang melihatnya. Itulah malaikat Munkar dan Nakir… Apa yang akan ku katakan kepada mereka?!

Di saat mereka benar-benar telah membuatku sangat takut dan kaget tiada tara. Mereka mulai mendudukkanku, dan mengintrogasiku. Sungguh ya Tuhan, tiada seorang pun selain Engkau yang dapat menyelamatkanku. Maka berikanlah maaf-Mu padaku, wahai Harapanku. Sungguh aku sekarang terjerat dan tergadai oleh dosa-dosaku.

Adapun keluargaku… setelah pulang, mereka membagi-bagi hartaku. Di lain sisi, dosa-dosaku menjadi semakin terasa berat di pundakku. Sedang istriku… ia mencari suami lain yang menjadi pengganti sepeninggalku. Lalu menyerahkan kekuasaan harta dan rumah padanya (yang dulunya adalah milikku)

Adapun anakku… mereka berubah menjadi budaknya yang harus melayaninya. Sedang hartaku… sekarang semuanya menjadi halal dan barang gratis untuk mereka.
Oleh karena itu, janganlah engkau terkecoh dengan dunia dan perhiasannya! Lihatlah apa yang diperbuatnya kepada tempat tinggal dan keluarganya. Lihatlah orang yang berhasil mengumpulkan dunia seisinya. Apakah ia akan pergi dari dunia dengan selain hanuth (parfum kematian) dan kafannya?!

Bersikaplah qona’ah (menerima dan merasa cukup) dan rela terhadap dunia! walau kau hanya memiliki badan yang sehat (dan hidup sederhana). Wahai penanam kebaikan… pasti kau nanti akan memanen buahnya. Wahai penanam keburukan… pasti kau akan dimintai tanggung jawabnya.

Wahai jiwa ini, berhentilah menjalani maksiatmu. Dan mulailah beramal yang baik,
semoga Alloh merahmatimu. Wahai jiwa ini, segeralah bertaubat dan lakukanlah kebaikan. Semoga engkau raih balasan kebaikan, saat melewati kematian.
Semoga sholawat tercurahkan kepada Nabi dan Penghulu pilihan. Selama kilat masih menerangi negeri Syam dan dataran Yaman. Segala puji bagi Alloh, yang ketika pagi dan sore selalu memberi kita kebaikan. Juga maaf, ke-ihsan-an, dan banyak lagi pemberian

(Untaian kata diatas adalah tarjamahan syair milik Zainal Abidin -rohimahulloh-)





Alih bahasa oleh: Addariny, di Madinah, 21 /11/1430 H
http://addariny.wordpress.com/2009/11/08/akhir-perjalanan-sang-perantau/#more-1213


Senin, 11 Januari 2010

Trauma Bicara Pemain Asing

Pelatih Rahmad "RD" Darmawan mengaku trauma berbicara masalah perburuan pemain asing yang diharapkan bisa mengisi lini depan Sriwijaya FC. Sebab dari beberapa pemain yang dibidik tak satupun berlabuh di markas Laskar Wong Kito.

"Saya trauma bicara masalah (Ulugbek) Bakayev dan beberapa pemain yang dibidik," kata pelatih Rahmad Darmawan, Senin (11/1).

Sebab menurut RD, semuanya menjadi percuma dan membuat kecewa SFC jika pemain yang semula berminat bermain bersama tim, tiba-tiba menarik diri lantaran meresa tidak betah di Palembang.

"Saya belum mau bicara, sekarang, nanti setelah sudah pasti bersama SFC, akan saya umumkan," ujarnya.

RD saat ini masih mencari-cari striker sejati yang bisa mematikan di kotak penalti. Memiliki insting gol tinggi dan bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk mencetak gol. Menurut dia sudah ada beberapa nama yang dibidik."Semua dari timur tengah, tetapi namanya masih dirahasiakan," ujar RD.

Seperti diketahui, manajemen mempercayakan kepada Rahmad Darmawan untuk membuka negosiasi dengan striker manapun yang menjadi incaran. Kebutuhan tambahan pemain di lini depan ini setelah melihat produktivitas gol pemain depan tim asal Sumsel ini kurang menyakinkan. RD juga butuh tambahan satu pemain asing Asia untuk memperkuat timnya yang bakal berlaga Liga Champons Asia.

Dikutip dari : Sripoku.com

Jumat, 25 Desember 2009

Tips Agar Tak Tertular Flu di Kantor

MEMASUKI musim penghujan, banyak orang yang merasa daya tahan tubuhnya menurun. Akibatnya, mereka mudah tertular penyakit yang paling banyak diderita di musim penghujan, yaitu flu. Supaya flu tidak mengganggu pekerjaan akhir tahun yang harus segera diselesaikan, cegahlah sebaik mungkin. Simak tips berikut, supaya Anda tetap sehat menjelang tahun yang baru.

Virus influenza bisa terbawa hingga 6 kaki (182.88 cm) dari lokasi tempat tetesan mukosa yang terjatuh saat seseorang yang sakit flu bersin atau batuk. Jika seseorang yang sedang sakit flu bersin ke tangannya, kemudian ia memencet tombol lift, atau membuka gagang pintu, atau menggunakan handset telepon, maka virus-virus influenza bisa menyebar lewat medium tersebut. Siapa pun yang menyentuh medium tersebut sesudahnya, lalu mendekatkan tangan ke wajahnya, bisa dibilang akan tertular. Apalagi jika kondisi badan atau pikiran orang tersebut sedang tidak sehat. Orang yang sedang stres memiliki kemungkinan terjangkit lebih tinggi, karena pada saat tersebut kondisi pertahanan tubuhnya sedang turun.
Supaya virus influenza tidak hinggap dan mengganggu pekerjaan Anda, hindarilah sumber penularannya sebaik mungkin. Berikut tips pencegahan yang bisa Anda lakukan:

1. Jika Anda tahu sedang menderita flu atau penyakit menular lainnya, lebih baik tinggal di rumah sebisa mungkin.

2. Beristirahatlah sebisa mungkin dan makan makanan yang seimbang, termasuk banyak buah dan sayuran. Nutrisi yang tepat cukup membantu sistem daya tahan tubuh lebih kuat.

3. Tutup mulut dan hidung dengan tisu atau sapu tangan ketika Anda batuk atau bersin.

4. Jika tak ada tisu atau sapu tangan di sekitar Anda saat ingin batuk atau bersin, dekatkan siku Anda. Sebaiknya jangan menutupnya dengan telapak tangan agar tidak menyebarkan virus tersebut saat Anda tak sengaja menyentuh tempat-tempat tertentu.

5. Jika Anda ingin mengelap sisa batuk atau bersin, sebaiknya gunakan cairan pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol atau klorin.

6. Minimalisasi interaksi tatap langsun, misalnya dengan berbicara lewat telepon.

7. Usahakan untuk melawan keinginan menyentuh mata, hidung, dan mulut supaya tidak mudah terpapar virus influenza.

8. Usahakan untuk berjarak setidaknya 3 kaki (90 cm) dari satu sama lain agar tidak mudah tertular penyakit.

9. Batasi penggunaan alat yang disentuh banyak orang. Jika memang harus, cucilah tangan Anda sesering mugkin.

Menurut penelitian, saat ini masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana menjaga kebersihan, bahkan tidak tahu bahwa tindakannya bisa merugikan kesehatan orang lain, misalnya;

* Satu dari lima orang dewasa tidak mencuci tangannya setelah menggunakan toilet.

* Hanya 15 persen orang dewasa yang mencuci tangannya setelah menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin.

* Tiga dari empat orang dewasa tidak mencuci tangannya sebelum makan.

Statistik semacam ini semakin mengingatkan kita bahwa kita tidak bisa mempercayakan keadaan sekitar kita berada dalam keadaan bersih. Selain itu, kita juga bertanggung jawab atas kebersihan wilayah sekitar kita, dan harus menjaga kebersihan diri juga agar tidak menularkan virus ke orang lain.

Dikutip dari : Sripoku.com

Kamis, 17 Desember 2009

Main Gitar Bisa Mencegah Stroke

SEGALA hal yang berkaitan dengan estetika, seni, dan keindahan, berpusat di otak kanan manusia. Penelitian yang dilakukan dokter ahli saraf, Dr. Edward Taub dari Universitas Alabama di Birmingham, berkaitan dengan musik, yang dimuat dalam jurnal ilmiah prestisius Science menghasilkan temuan yang mencengangkan.

Dia meneliti dua kelompok, terdiri dari sembilan musisi (enam pemain biola, dua celo, dan seorang pemain gitar) di kelompok I, dan enam orang nonmusisi pada kelompok II. Dr. Taub sampai pada kesimpulan bahwa mereka yang aktif menggerakkan jemarinya pada instrumen berdawai, memiliki peluang terserang stroke lebih kecil dibandingkan dengan kelompok kedua.
Alasannya, jemari yang sering berlatih itu akan mengirimkan sinyal-sinyal secara tetap (ajeg) pada otak kanan, yang membuat otak kanan membesar.
Dengan membesarnya bagian itu, kontrol gerakan anggota tubuh lebih terjaga, sehingga kemungkinan terserang stroke bisa diminimalisasi. Penelitian Dr. Taub memang lebih memfokuskan pada proses (gerakan tangan), dan bukan pada hasil (melodi yang tercipta).

Sebelas abad sebelumnya, Al-Kindi, peneliti yang berasal dari Kufah, Irak, sudah menyelidiki hal ini dan menuangkannya dalam sebuah telaah yang dikenal sebagai Musiqa Al-Kindi. Ia meneliti korelasi antara bunyi melodi tertentu dengan perubahan psikologis dan fisiologis pada hewan dan manusia.
Ia menemukan bahwa lumba-lumba dan paus lebih tertarik pada suara flute dan terompet, sedangkan jenis ikan lainnya lebih menyukai suara denting instrumen berdawai. Perbedaan ini di kemudian hari baru diketahui ternyata bersumber pada perbedaan keluarga (famili) hewan-hewan itu. Lumba-lumba dan paus meskipun hidup di air termasuk keluarga mamalia (binatang menyusui), sedangkan yang lainnya tergolong keluarga pisces (ikan).

Terhadap fisiologi dan kondisi psikologis manusia, Al-Kindi yang juga mahir bermain 'ud (leluhur gitar dari Arab), sangat mengetahui karakter empat dawai yang terdapat pada 'ud, yaitu nada C (al-zir), G (al-mathna), D (al-mathlath), dan A (al-bamm).

Nada C berkaitan dengan kondisi empedu, organ-organ yang berhubungan langsung dengan kantong empedu dan jantung. Dari sudut perilaku bertaut erat dengan sikap berani, siap membantu, agresif, sombong, dan mudah dipengaruhi.

Nada G berhubungan dengan sistem peredaran darah, pencernaan, dan hati. Perilaku yang dihasilkan antara lain mudah tertawa, ramah, gembira, bersikap adil, bersahabat. Nada D berkaitan dengan organ yang menghasilkan dahak atau lendir dan otak. Perilaku yang berkaitan di antaranya sopan, rendah hati, sederhana, mudah takut. Sementara nada A berhubungan langsung dengan alat kelamin dan sistem pernapasan. Perilaku yang dihasilkan antara lain penyabar, tenang, dan teliti.

Temuan Al-Kindi kemudian dikembangkan oleh Mahmud Ahmad Al-Hifni, sehingga mencakup 18 item lanjutan, di antaranya kecenderungan masing-masing penggemar nada dalam menciptakan puisi atau kesukaan pada unsur alam. Penggemar nada C misalnya cenderung menyukai api, nada G menyenangi udara, nada D menggemari tanah, dan nada A mencintai air.

Dengan pengetahuannya yang begitu luas terhadap korelasi nada tertentu dengan fisiologi manusia, bisa dipahami metode pengobatan Al-Kindi yang mencari alternatif penyembuhan dengan terapi nada.


Dikutip dari : Sripoku.com

Selasa, 15 Desember 2009

Sholat Di Injury Time

Kalo denger terminology di atas, pastilah otak kita langsung mengacu ke pertandingan sepakbola. Soalnya istilah injury time sangat sering dipake dalam olah olahraga itu. Gak usah heranlah kalo istilah ini jadi sangat populer. Hampir setiap hari ada pertandingan bola di Televisi. Baik yang langsung, recorded atau hanya highlight berupa analisa pakar bola terhadap sebuah Liga tertentu. Sehingga istilah injury time sangat sering disebut dan dijejalkan pada kita secara terus menerus, terutama orang-orang yang gila bola.

Injury time dalam sepakbola mempunyai makna detik-detik akhir dari pertandingan. Entah kenapa sangat sering kejadian, sebuah goal tercetak justru di detik-detik akhir tersebut. Dan yang menyakitkan, goal tersebut terjadi di menit 92, menit 93 bahkan di menit 96. Padahal pertandingan sepakbola resminya kan cuma 90 menit. Kelebihan waktu itu diberikan oleh wasit karena adanya pelanggaran atau kejadian-kejadian yang memaksa pertandingan berhenti sejenak.

Di kantor saya, istilah injury time juga sangat terkenal. Tapi istilah ini ga ada hubungannya dengan sepakbola. Istilah injury time di kantor justru berhubungan erat dengan jadwal sholat. Memang istilah ini diadopsi dari istilah sepakbola sih. Karena istilah injury time di kantor saya ditujukan buat temen-temen yang selalu mendirikan sholat di saat-saat waktu sholat hampir berakhir hehehehe…

Misalnya, ada beberapa temen yang selalu sholat lohor pas udah deket banget sama sholat ashar. Jadi misalnya sholat Ashar jam 3.30, maka mereka sholat lohor jam 3.25. Pokoknya sengaja sampe mepet banget. Kalo ditanya kenapa sholat kok ampe mepet-mepet gitu waktunya? Jawabannya macem-macem.

Ada yang bilang ‘sibuklah,’ ada yang nyaut ‘keasyikan kerja tau-tau udah deket Ashar.’ Ada juga yang jawabnya asal njeplak, ‘Biar efisien! Jadi sholat lohor sama ashar bisa kita lakukan hanya dengan satu kali wudhu.’ Hahahahahaha sinting! Tapi yang paling spektakuler adalah yang jawabannya kayak gini, ”Kalo di sepakbola ada injury time masa waktu sholat ga boleh?” Ancurrr!!!!!

Kebiasaan menunda sholat itu seringkali melahirkan kejadian-kejadian kocak. Misalnya ada seorang temen, namanya Sarip. Dia yang paling seneng beraksi di saat-saat injury time. Suatu sore di hari Jumat, dia lagi brainstorming sama teamnya. Jam udah menunjukkan Pukul 3. lewat.

Tiba-tiba salah satu teamnya ngomong, ”Rip, lu ga sholat lohor? Udah jam 3.20 loh.” Sambil menunjukkan jam tangannya.

Si Sarip kaget terus langsung ngabur ke musholla. Ambil wudhu secepat kilat langsung sholat. Saking takut keburu Ashar, dia sholatnya cepet banget. Ga tau ada surat-surat yang dikorbankan atau tidak, yang jelas dia bisa menyelesaikan sholatnya hanya dalam waktu kurang dari 1 menit. Wah hebat banget! Bisa masuk museum rekor Muri tuh.

Selesai sholat, dengan kepala masih basah oleh air wudhu dan sambil mengenakan kembali jam tangannya dia balik lagi ke teamnya. Dengan senyum-senyum puas karena masih sempet lohor dia nanya ke yang lain, ”Lu semua ga sholat? Udah injury time loh?”

Mendadak semua orang pecah ketawanya. Ada yang ngakak sambil megang perut saking gelinya, ada yang ketawa sambil mengeluarkan suara jejeritan pokoknya heboh bangetlah. Si Sarip bingung dong? Apanya yang lucu? Bukannya udah biasa semua orang sholat di saat injury time?

Setelah suasana agak tenang, salah seorang staff, namanya Agus ngomong, ”Rip. Ngapain lu sholat lohor? Sekarang kan hari jumat? Pan tadi lu udah sholat jumat bareng gue?”

Huahahahaha…Ternyata saking kebiasaan sholat di injury time, Si Sarip lupa kalo dia udah sholat jumat. Padahal kan kita ga perlu lagi sholat lohor kalo udah sholat jumat. Beginilah jadinya kalo orang suka sholat di injury time.

Di kantor ada beberapa orang yang sering ga sholat. Biasanya temen-temennya suka neror mereka, khususnya pas sholat jumat. Ada-ada aja cara meneror mereka. Yang paling sering kena terror di kantor adalah Edo.

“Edo, lu kan abis menang tender, masa sih lu ga mau sujud syukur sekali aja sekalian sholat jumat?” kata salah seorang teroris.

“Gue ada janji sama temen jam 1, takutnya ga sempet. Lain kali deh gue usahain.” Sahut Edo berusaha berkelit.

“Jadi lu lebih memilih temen daripada Allah? Itu udah sirik namanya. Lu udah menempatkan temen lebih penting daripada Tuhan. Astaghfirulah…” kata Si Peneror lalu dia bergaya kayak orang lagi berdoa, “Ya Allah hindarilah Edo dari siksa api neraka. Amin!” Kata si peneror sambil mengusap kedua tangannya ke wajah.

Kalo udah digituin biasanya Si Edo langsung ga enak. Akhirnya dia mau juga ikutan sholat jumat. Tapi, namanya juga langka ke mesjid, ada aja kejadian-kejadian lucu yang ga terpikirkan oleh yang biasa sholat.

Misalnya ketika banyak orang mengajak bersalaman *(Umumnya sehabis sholat orang suka ngajak kita salaman kan?)*, Si Edo langsung keheranan. Dia kira orang yang ngajak salaman itu ngajak kenalan. Makanya sebagaimana layaknya orang kenalan, Edo menyambut tangan orang yang ngajak salaman sambil menyebut namanya. ‘Edo’. Salaman lagi sama yang lain, dia ngomong lagi ‘Edo ’
Salaman lagi, ngomong lagi ‘Saya Edo.’

Pas pulang dari mesjid, di perjalanan menuju kantor, dia ngomong gini, ”Wah gue nyesel banget ga bawa kartu nama.. Tadi di Mesjid banyak banget yang ngajak kenalan.” Huahahahahahahahaha…..

Ada lagi peristiwa yang juga kocak. Saat sholat jumat rakaat pertama, tiba-tiba handphone si Edo bunyi. Suara handphonenya kenceng banget dan berasal dari Nada sambung pribadiku. Lagunya lagu dangdut berjudul ‘Kucing garong.’

Semua orang pastinya kesel dan geli mendengar suara HP itu. Si Edo juga panik, sehingga entah nyadar atau tidak, dia mengambil Hpnya dari kantong celana. Dengan suara berbisik dia menjawab panggilan telpon, “Ntar gue telpon lagi ya, gue lagi sholat.” Klik. HP langsung dimatiin. Dan dia melanjutkan sholatnya tanpa memulai lagi dari awal. Hahahahahahaha….

Pernah juga Si Edo sholat jumat bareng sama saya. Pas lagi khotbah, dia berbisik, ”Bud gue mau nanya. Lu kan biasanya orangnya byabyakan, cerewet dan heboh. Kenapa sih kalo di dalem mesjid kok lu sok wibawa?”

Saya nyaut bisik-bisik juga, ”Sok wibawa? Kok lu bisa punya pikiran gitu?”

”Buktinya dari tadi lu ga ngomong sepatah kata pun. Lu ga cerita atau bikin joke, gue perhatiin lu dieem aja dari tadi.”

Ampir saya ketawa ngakak. Setelah mengerahkan energi untuk menahan tawa, saya nyaut lagi ke dia, ”Emang aturannya gitu, kalo khotib lagi khotbah kita ga bole ngomong.”

Edo langsung sadar, ”Oh gitu ya? Wah maap deh gue ga tau. Kalo gitu kita sms-an aja yuk? Gimana? Kan ga ngeluarin suara?”

Ga semua orang kayak Edo. Ada beberapa orang yang sama sekali ga terpengaruh sama ajakan atau teror temennya. Setiap kali ada yang ngajak sholat jumat, ada yang nyautnya gini, ”Sholat Jumat? Ga ah. Udah pernah.” Atau “Udah khatam gue.” Ada lagi yang ngomong “Dari kecil gue udah sholat jumat, sampe sekarang ga ada inovasi, gerakannya gitu-gitu aja dari dulu.” Hahahahaha…pokoknya macem-macem jawabannya.

Bahkan seorang anak magang nyautnya lebih gila lagi. Setiap kali diajak sholat, sahutannya bener-bener unexpected. Dia bilang gini, ”Sholat? Sholat itu mah nomor dua!”

Temen-temennya kaget dong sama jawabannya. Kok bisa-bisanya dia punya pemahaman seperti itu. Tapi mereka nanya juga ”Kok sholat nomor dua? Yang nomor satu apa?”

Si Magang nyaut lagi, ”Yang nomor satu, mengucapkan dua kalimat shahadat. Nomor dua, sholat 5 waktu. Nomor 3 berpuasa di Bulan Ramadhan.. Nomor 4 berzakat. Nomor lima, pergi haji jika mampu.” Hehehehehe dia malah bacain rukun islam loh, ada-ada aja….

Asep, seorang copywriter sering berkomentar terhadap orang yang susah diajak sholat. Komentarnya menarik, ”Gue kagum sama Si Uli. Imannya kuat banget! Diajak sholat sama temennya nolak. Dihimbau sholat sama atasannya, ogah. Dipaksa sholat sama istrinya malah ngamuk. Dia susah dipengaruhi? Kuat banget imannya…”

Kembali ke masalah injury time. Pernah ada peristiwa yang sangat menghebohkan dan sulit dilupakan oleh siapa saja yang mengalaminya. Jadi ceritanya begini.. Seperti biasa, jam 5.58, Sarip mau sholat Ashar. Sholat Ashar loh ya, bukan sholat Magrib. Baru aja wudhu, tiba-tiba ada 6 orang yang datang ke mushola. Dan sesuai perkiraan, mereka mau sholat ashar semua. Penyakit injury time memang udah susah disembuhkan kalo udah stadium 8.

Nah ceritanya mereka pun mulai sholat. Dimulai dengan qomat atau adzan kecil dulu oleh salah seorang makmum. Sarip yang menjadi imamnya. Mungkin karena sholat berjemaah, Sarip ga enak kalo harus ngebut sholatnya. Dia sholat dengan kecepatan normal. Suasana sholat terlihat cukup khusuk.

Belum selesai mereka menyelesaikan sholat Asharnya, tiba-tiba suara adzan Magrib bergema menggetarkan selaput gendang telinga semua orang. Semua yang sholat terlihat gelisah. Kayaknya mereka bingung apakah sholat Asharnya harus diteruskan atau tidak. Akan tetapi sang Imam, Sarip, terus saja melanjutkan sholat.

Kebingungan makin menjadi ketika Sarip tiba-tiba duduk di raka’at ketiga dan melakukan tahiyat akhir. Sholat Ashar kan 4 raka’at, seharusnya tahiyat akhir harus dilakukan di raka’at keempat. Tapi namanya juga makmum, mereka ngikutin aja apa yang dilakukan si Imam.

Setelah mengucapkan dua kali salam kiri dan kanan, semua makmum langsung protes, ”Rip, baru 3 rakaat nih. Sholat Ashar kan 4 rakaat?”

Yang lainnya juga bilang, ”Iya Rip lu salah itung. Baru 3 raka’at.”

Yang lain lagi punya ide, ”Yuk kita tambahin lagi 1 rakaat. Biar pas jadi empat.”

Dan apa jawaban Sarip? Dengan tenang dan dengan mimik seakan seorang pakar agama, dia menjawab, ”Sebetulnya tadinya emang kita mau sholat Ashar, tapi di tengah perjalanan tiba-tiba waktu magrib udah masuk kan?”

“Terus gimana maksud lu?” Tanya yang lain.

”Nah, begitu gue denger adzan magrib, gue memutuskan untuk ngeganti sholat kita ini; dari Ashar jadi Magrib. Makanya pas rakaat ke tiga tadi, gue langsung tahiyat akhir. Sholat magrib cuma 3 rakaat kan?”

Hahahahahaha ancur banget ya anak-anak kantor saya *(Termasuk saya juga sih hehehehehe) *. Karena itulah secara berkala, presdir kantor kami suka manggil ustadz ke kantor. Dalam acara siraman rohani itu semua kelakuan dan pertanyaan yang ada langsung jadi topik bahasan. Semua ditanyakan pada ustadz tersebut. Dari smsan di mesjid, HP berdering pas lagi sholat dan tentu saja penyakit yang paling akut di dalam diri kita semua ; Sholat di injury time. Hehehehehehehe…