Rabu, 26 Agustus 2009

Rokok Bisa Tewaskan 1 Miliar Orang Abad Ini

Tembakau dapat menewaskan 1 miliar orang pada abad ini jika kecenderungan sekarang berlangsung terus, kata beberapa ahli global dalam satu laporan yang dikeluarkan Selasa (25/8). Berikut adalah sebagian dari temuan utama di dalam Tobacco Atlas oleh World Lung Foundation and American Cancer Society.

Pemakaian tembakau menelan biaya global sebanyak 500 miliar dollar AS per tahun dalam bentuk biaya medis langsung, kehilangan produktifitas dan kerusakan lingkungan hidup. Tembakau mengambil tempat potensi produksi makanan di atas lahan pertanian seluas hampir 4 juta hektare di planet ini, sama dengan luas perkebunan jeruk atau pisang.


Sebanyak 100 juta orang tewas akibat tembakau pada abad 20. Tembakau bertanggung jawab atas satu dari 10 kematian di seluruh dunia, kata kedua badan tersebut dilansir Reuters. Perokok, katanya, meninggal rata-rata 15 tahun lebih dini dibandingkan orang yang tidak merokok.

Penggunaan tembakau akan menewaskan 6 juta orang pada 2010 akibat penyakit kanker, jantung, bengkak pada paru-paru karena pembuluh darahnya kemasukan udara dan penyakit lain. Tembakau menewaskan sepertiga sampai separuh orang yang merokok.

Risiko kematian akibat kanker paru-paru lebih dari 23 kali lebih besar pada pria yang merokok dibandingkan dengan yang tidak merokok dan 13 kali lebih tinggi pada perempuan yang merokok. Penggunaan tembakau, katanya, akhirnya akan menewaskan 250 juta dari seluruh remaja dan anak-anak saat ini.

Hampir seperempat pemuda yang merokok mencicipi rokok pertama mereka sebelum usia 10 tahun. Sebanyak 50 juta anak di China, kebanyakan anak laki, akan meninggal pradini akibat penyakit yang berkaitan dengan tembakau.

Senin, 24 Agustus 2009

Perbedaan Persepsi

Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya :
- Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.
- Kedua : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.

Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.

Jawab anak yang bungsu :
“Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih”.

“Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak”.

Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung :
“Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak pernah menghutangkan sehingga dengan demikian modal tidak susut”.

“Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam.
Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup.”

“Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama”.

MORAL CERITA :
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda.
Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita… pilihan ada di tangan anda.

‘Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa’


Jumat, 21 Agustus 2009

Air Kelapa Sarat Khasiat

BERBUKA puasa dengan meneguk segelas air kelapa muda (dogan) sering dilakukan orang. Pasalnya, air kelapa ini memiliki khasiat dan nilai gizi yang tinggi. Terdiri atas unsur makro berupa nitrogen dan karbon, tetapi juga unsur mikro yang diperlukan tubuh.
’’Unsur nitrogen di dalamnya berupa protein yang tersusun dari asam amino, seperti alanin, sistin, arginin, alin, dan serin,’’menurut penelitian.

Air kelapa kaya akan potasium (kalium). Selain mineral, air kelapa juga mengandung gula (bervariasi antara 1,7 sampai 2,6 persen) dan protein (0,07- 0,55 persen). Karena komposisi gizi yang demikian ini, maka air kelapa berpotensi dijadikan bahan baku produk pangan atau pengganti pangan dalam keadaan darurat.
Tak hanya itu, ternyata air ini juga mengandung beragam vitamin. Di antaranya vitamin C yang dominan, asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, biotin, serta riboflavin. Bahan-bahan ini mendasari penggunaan air kelapa dalam pengobatan tradisional dan kecantikan.

Di Filipina, air kelapa dimanfaatkan untuk proses pembuatan minuman, jelly, alkohol, dektran, cuka, dan nata de coco. Di Indonesia, air kelapa digunakan sebagai minuman (air kelapa muda) dan media pembuatan nata de coco.
’’Air kelapa berkhasiat sebagai diuretik, dicampur dengan susu amat baik untuk makanan anak. Juga berkhasiat sebagai obat misalnya mengatasi pengaruh efek samping obat sulfa dan antibiotika, sebagai tonikum yang murah tetapi berkhasiat merangsang pusat-pusat seksual tubuh dan meniadakan akibat buruk gairah seksual berlebih,’’

Air kelapa juga berkhasiat sebagai obat luka, telapak kaki pecah-pecah, dan eksim. Membuat ramuannya juga relatif mudah. Rendamlah segenggam beras dalam air kelapa muda bersama tempurungnya sampai beras terasa asam, karena peragian. Kemudian, beras digiling menjadi bubuk halus.

Berbagai penelitian dari manfaat buah kelapa juga dilakukan. Seperti Atopic Dermatitis (eksim) merupakan kulit kering disertai kolonisasi Staphylococcus aureus sehingga menjadikan suatu eksim yang sukar sembuh walau diobati dengan antibiotika. Penyakit jadi reda setelah secara teratur dibilas dengan air kelapa. Kemudian, Dr Bruce Fife dalam bukunya Coconut Water: A New Health Drink menyebutkan air kelapa bermanfaat untuk pelbagai penyakit seperti dehidrasi, penunjang pelatihan fisik, mengurangi pembengkakan, melancarkan fungsi ginjal dan mengeluarkan batu, melindungi terhadap kanker, memperbaiki keseimbangan kadar gula pada diabetes, sumber elemen mikro, dan memperlancar pencernan.
”Selain itu, di buku itu juga disebutkan manfaat lain, yakni mengurangi risiko PJK, menurunkan tensi dan kolesterol darah, mengurangi kerut kulit, mempercepat penyembuhan luka, mempertajam penglihatan dan mencegah glaucoma, mengandung banyak antioksidan dan memacu fungsi imunitas,’’ bebernya.

Daging buah kelapa muda berwarna putih dan lunak serta biasa disajikan sebagai es kelapa muda atau es degan. Cairan ini mengandung beraneka enzim dan memilki khasiat penetral racun dan efek penyegar/penenang.

Sepasang Sepatu Sport

Menjadi “sama dan serupa” dengan remaja lain merupakan keinginan dari semua
remaja.

Saya ingat benar bagaimana sebagai seorang remaja dalam tahun 1963 saya
merasa harus memiliki sepasang sepatu sport mutakhir yang sedang “in”.

Persoalannya, bulan lalu saya baru saja membeli sepasang sepatu kulit.

Tapi, sepatu sport benar benar sedang mode, oleh sebab itu saya datang
kepada ayah minta bantuannya.


“Saya perlu sedikit uang untuk sepatu sport”, ujar saya suatu petang di
bengkel di mana ayah saya bekerja sebagai montir.

“Willie” ayah kelihatannya terkejut.

“Sepatumu baru berumur satu bulan, tapi Mengapa kini kau perlukan sepatu
baru?”

“Setiap orang memakai sepatu sport yah!”

“Sangat boleh jadi nak, Namun hal tersebut tidak menjadikan ayah mudah
membayar sepatu sport ”
Gaji ayah kecil dan sering tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari
hari.

“Ayah, saya tampak seperti bloon memakai sepatu jenis ini ” kataku sambil
menunjuk kepada sepasang sepatu oxford baru.

Ayah memandang dalam dalam ke mataku.

Kemudian ia menjawab, “Begini saja, Kau pakai sepatu ini satu hari
lagi.Besok, di sekolah, perhatikan semua sepatu dari kawan-kawanmu. Bila
seusai sekolah kau masih berkeyakinan bahwa sepatumu paling butut
dibandingkan sepatu kawan kawanmu, ayah akan memotong uang belanja ibumu dan
membelikanmu sepasang sepatu sports”

Dengan gembira saya pergi ke sekolah, keesokan paginya, penuh keyakinan
bahwa hari itu merupakan hari terakhir bagiku mamakai sepatu oxford yang
ketinggalan jaman ini.

Saya lakukan apa yang ayah perintahkan saya lakukan, namun tidak, saya
ceritakan apa yang saya lihat secara teliti.

Sepatu coklat, sepatu hitam, sepatu tennis yang sudah kusam, semua menjadi
pusat perhatianku.

Pada petang hari, saya memiliki perbendaharaan dalam ingatanku betapa
banyaknya teman teman di sekolah yang juga memakai sepatu bukan sport,
bahkan sepatu - sepatu rusak, berlobang, menganga dan lain lain bentuk yang
sudah mendekati kepunahan sebagai alat pelindung kaki.

Namun banyak juga yang memakai sepatu sport yang gagah, yang senantiasa
berdetak detik penuh gaya bila si pemiliknya menghentakkannya dengan gagah
perkasa.

Setelah sekolah usai, saya berjalan cepat ke bengkel di mana ayah bekerja.
Saya hampir yakin bahwa Senin depan saya juga akan masuk kelompok yang
sedang “in”

Setiap saya menghentakkan tumit saya di jalan, saya membayangkan telah
memakai sepatu sport idaman saya.

Bengkel sepi sekali saat itu. Suara yang terdengar hanya denting-denting
metal dari kolong sebuah chevy tua buatan tahun 1956.

Udara berbau oli, namun pada hemat penciuman saya, asyik sekali.

Hanya seorang langganan sedang menunggu ayah yang sedang bergulat di kolong
chevy tua itu.

“Pak Alva” tanya saya kepada langganan yang sedang menunggu, “masih
lamakah?”

“Entah Will. Kau tahu sifat ayahmu. Ia sedang membongkar persneling, namun
bila ia mendapatkan adanya bagian lain yang tidak beres, ia akan
menyelesaikannya juga.”

Saya bersandar pada mobil abu abu itu.

Apa yang bisa saya lihat hanyalah sepasang kaki ayah yang menjulur keluar
dari kolong mobil.

Sambil menjentik jentik lampu belakang chevy, secara tidak sadar saya
menatap kepada kaki ayah.

Celana kerjanya berwarna biru tua, kusam dan lengket terkena oli, lusuh
pula.

Sepatunya, berwarna putih tua…. ah ….bukan hitam muda……, dan sungguh
sungguh butut, sebagaimana mestinya sepatu seorang montir.

Sepatu kirinya sudah tidak bersol, dan bagian kanan masih memiliki sepotong
kecil kulit tipis, yang dahulu bernama sol. Di ujungnya, sebaris staples
menggigit kedua belah kulit kencang kencang, mencegah jempol kakinya
mengintip keluar. Tali sepatunya beriap riap, dan sebuah lubang
memperlihatkan sebagian dari jari kelingkingnya yang terbalut kaus katun.

“Sudah pulang nak? “ayah keluar dari kolong mobil.

“Yes sir” kataku.

“Kau lakukan apa yang kuperintahkan hari ini?”

“Yes sir”

“Nah, apa jawabmu ?” la memandangku, seolah olah tahu apa yang akan saya
ucapkan.

“Saya tetap ingin sepatu sport ” Saya berkata tegas, dan berusaha setengah
mati untuk tidak memandang kepada sepatu ayah.

“Kalau begitu, ayah harus potong uang belanja ibumu…..”

“Mengapa tidak pergi dan membelinya sekarang?” lalu ayah mengeluarkan
selembar $ 10. dan memancing uang receh untuk mencari 30 sen guna membayar
3% pajak penjualannya.

Saya menerima uang itu dan segera berangkat ke pusat pertokoan, dua blok
dari bengkel di mana ayah bekerja.

Di depan sebuah etalase, saya berhenti untuk melihat apakah sepatu sportku
masih dipajang disana. Ternyata masih! $9.95.

Namun uang saya tidak akan cukup bila saya harus membeli paku paku yang akan
dipakukan pada solnya dan menimbulkan suara klak klik yang gagah.

Saya pikir, untuk lari ke rumah dan minta bantuan dana dari mama, sebab
tidak mungkin kembali kepada ayah dan minta kekurangannya.

Pada saat saya teringat kepada ayah, sepatu tuanya tampak membayang
melintasi kedua mataku.

Jelas tampak kebututannya, sisinya yang compang camping, paku paku yang
telah mengintip keluar dan sebaris staples yang umumnya dipakai untuk
menjepit kertas.

Sepatu kulit usang yang dipakainya untuk menghidupi keluarganya.

Pada waktu musim dingin yang menggigit, sepatu yang sama dipakainya
melintasi jalan jalan yang dingin, menuju kepada mobil mobil yang mogok.

Namun ayah tidak pernah mengeluh.

Terpikir olehku, betapa banyaknya benda benda yang seharusnya dibutuhkan
ayah, namun tidak dimilikinya, semata mata agar saya mendapatkan apa yang
saya ingini.

Dan kementerengan sepatu sport yang ada di balik kaca etelase di hadapanku
mulai memudar.

Apa jadinya bila ayah bersikap sepertiku.

Sepatu jenis apa yang saat ini kupakai, bila ayahku bersikap seperti saya
bersikap.

Saya masuk ke dalam toko sepatu itu.

Sebuah rak besar terpampang megah, penuh berisikan sepatu sport yang sungguh
keren.

Di sampingnya, terdapat sebuah rak lain, dengan sebingkai tulisan “obral
besar. 50% discount”.

Dibawah bingkai itu tergeletak sepatu sepatu semodel sepatu ayah, beberapa
generasi lebih muda, tentunya.

Otakku bermain ping pong. Mula mula sepatu ayah yang butut.

Dan sekarang sepatu baru. Pikiran tentang: menjadi “in” dan seirama dengan
remaja lain di sekolah.

Dan kemudian pikiran tentang ayah,…. telah mengalahkannya.

Saya mengambil sepatu ukuran 42 dari rak yang berdiscount.

Dengan segera berjalan ke arah meja kasir, ditambah pajak, jadilah bilangan
$ 6.13.

Saya kembali ke bengkel dan meletakkan sepatu baru ayah di atas kursi di
mobilnya.

Saya mendapatkan ayah dan mengembalikan uang kembalian yang masih tersisa.

“Saya pikir harganya $ 9.95″ kata ayah.

“Obral” kataku pendek.

Saya mengambil sapu, dan mulai membantu ayah membersihkan bengkel.

Pukul lima sore, ia memberi tanda bahwa bengkel harus ditutup dan kami harus
pulang.

Ayah mengangkat kotak sepatu ketika kami masuk ke dalam mobilnya.

Ketika ia membuka kotak itu, ia hanya dapat memandang tanpa mengucapkan
sepatah katapun.

Ia memandang kepada sepatu itu lama-lama, kemudian kepadaku.

“Saya pikir kau membeli sepatu sport”, katanya pelan.

“Sebetulnya ayah, … tapi …. Saya tak sanggup meneruskannya.

Bagaimana saya harus menjelaskannya bahwa saya sungguh ingin menjadi
seperti ayah?

Dan bila saya tumbuh menjadi dewasa, saya sungguh ingin menjadi seperti
orang baik ini, yang Tuhan berikan kepada saya sebagai ayah saya.

Ayah meletakkan tangannya pada bahu saya, dan kami saling memandang untuk
waktu sesaat.

Tidak ada kata kata yang perlu dikatakan. Ayah menstarter mobil, dan kami
pulang.

Terima kasih Tuhan, karena engkau telah memberiku seorang ayah yang baik dan
bertanggung jawab.

Rabu, 19 Agustus 2009

10 Pesepakbola yang Menangis Di Lapangan

Pesepak bola nggak selamanya tangguh di lapangan. Mereka juga (bisa) menangis.

1. Pele
Saat berumur 17 tahun, Pele menangis di pundak rekan setimnya, Didi, sementara rekan lainnya, Gilmar dan Orlando memberikan selamat kepada Pele karena telah bermain baik di final Piala Dunia 1958.

2. Eusebio
Legenda Portugal ini berlinang air mata setelah negaranya dikalahkan Inggris pada semi final Piala Dunia 1966.

3. Paul Gascoine
Gazza pun bisa menangis. Pada Piala Dunia 1990 di Italia, cowok tempramental ini membuka gerbang air mata dan menangis sepuasnya.

4. Carsten Jancker
Cowok Jerman bertubuh besar ini menangis kayak bayi setelah Bayern Munich ditekuk Manchester United pada final Liga Champions 1999 di Barcelona.

5. Francesco Totti
Pangeran Roma ini cocok jadi aktor. Saat Italia dikalahkan Perancis di final Euro 2000 dengan sebuah drama, Totti langsung menangis.



6. David Seaman
Kiper berambut buntut kuda ini nggak bisa menahan emosi saat Arsenal nggak berkutik melawan Spurs di semi final Piala FA tahun 1991. Seaman pun menangis.

7. Thiery Henry
Henry adalah pemain yang sensitif. Sebelum pertandingan Perancis dan Turki dimulai, ada berita duka kalo Marc-Vivien Foe, salah satu pemain Kamerun, meninggal dunia saat bertanding melawan Kolombia. Saat itu mata Henry langsung memerah dan meneteskan air mata duka yang mendalam.

8. William Gallas
Salah satu pemain yang nggak takut untuk melepaskan emosinya kapan pun di mana pun. Saat timnya Chelsea dikalahkan Liverpool pada semi final Liga Champions tahun 2005, Gallas cengeng langsung menangis. Nggak jarang Gallas terlihat nangis.

9. Emmanuel Eboue
Pemain belakang Arsenal ini sedih bukan kepalang dan langsung menangis saat fans Arsenal sendiri mencemooh dirinya di Stadion Emiratas. Padahal saat itu the Gunners menang melawan Wigan dengan skor 1-0.

10. Cristiano Ronaldo
Ini dia drama king. Cowok ini langganan nangis di lapangan. Salah satunya adalah saat Manchester United dikalahkan Arsenal di final Piala FA tahun 2005.

Minggu, 16 Agustus 2009

Manfaat GARAM Diseputar Rumah

Penggunaan garam tidak pada tempatnya dapat merusak lingkungan dan menjadikan lahan kering dengan kandungan kadar garam tinggi, atau pencemaran pada persediaan air. Tetapi garam juga dapat menjadi zat yang sangat berguna, sebab sesungguhnya, tubuh kita mengandalkan garam dari sumber eksternal untuk kelangsungan hidup. Ternyata dibalik itu juga terdapat berbagai manfaat garam bagi kehidupan rumah tangga.

Menurut Institut Salt, garam memiliki lebih dari 14.000 kegunaan yang sudah diketahui, dan setiap orang Amerika sepanjang hidup mereka masing-masing mengonsumsi lebih dari 16 ton garam.


Akan tetapi hanya sebagian dari jumlah itu yang dicerna. Sedangkan bagian terbesarnya adalah untuk mencairkan gundukan salju saat musim dingin.


Sebenarnya garam juga dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara di seputar rumah sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan daripada bahan kimia sintetis. Selain mudah mendapatkannya, harganya juga sangat murah, dengan begitu Anda dapat menghemat.
Berikut sedikit penggunaan dari garam:


Garam sebagai bahan poles


Dengan mencampurkan garam dan cuka menjadi sebuah adonan kental, maka ia dapat dipakai untuk menggosok dan membuat kilap benda dari perak dan tembaga. Gunakan sehelai kain lembut untuk penggunaannya dan gosokkan, lalu bilas bersih dengan air, kemudian keringkan.


Pembersih


Ini adalah sesuatu yang saya pe-lajari selama bekerja di supermarket saat masih muda. Untuk tumpahan minyak dan telur, tutupi area yang terkena noda dengan garam, maka akan menjadi lebih mudah untuk mengangkat noda tersebut.


Garam sebagai pembersih pipa saluran


Garam dan air panas dalam jumlah yang sebanding yang kita tuang ke dalam saluran pipa akan dapat membantu menghilangkan bau tak sedap dan dapat membantu melarutkan minyak, juga membantu memperpanjang usia pipa. Tetapi cara ini mungkin sebaiknya tidak dipakai pada sistem pembuangan air limbah kotor, yang mungkin dapat membunuh bakteri baik yang berperan sangat penting untuk menghancurkan zat padat.


Membebaskan jendela kaca dan kaca mobil dari embun


Bersihkan bagian dalam jendela kaca di rumah dan mobil Anda dengan spons yang telah dicelupkan ke dalam larutan air garam, lalu keringkan. Cara ini akan membantu mencegah pengembunan selama cuaca dingin. Selain itu, dengan menggosokkan kain kecil yang telah dibasahi dengan garam pada kaca bagian depan mobil Anda, maka juga dapat mencegah pengembunan. Pada iklim bersalju, cara ini dapat mencegah terbentuknya es pada kaca.


Menggosok periuk dan panci


Tuangkan garam kasar ke atas perlengkapan masak berminyak sebelum penggosokan untuk membantu menghilangkan lemak-lemak yang menempel.


Menghilangkan noda teh dan noda kopi


Untuk menyingkirkan noda teh dan kopi pada cangkir dan karaf anggur ( sejenis bejana untuk minuman anggur ), taburkan garam ke atas sponge dan usapkan dengan gerakan berputar-putar pada waktu menggosok noda yang menempel.


Mensterilkan spons


Spons pembersih yang biasanya digunakan untuk keperluan dapur adalah tempat perkembangbiakan yang sempurna bagi berbagai macam bakteri tidak baik. Dengan merendam spons ke dalam larutan garam kadar tinggi, dapat membantu membasmi bakteri-bakteri tersebut.


Penakluk serangga


Tuangkan garam pada tempat-tempat dimana semut sering berkerumun, dengan cara searah garis untuk mencegah semut-semut tersebut lewat.


Cara paling bersahabat untuk membasmi gulma


Campuran garam dan air panas dengan perbandingan 1 : 3 dapat dituang secara langsung ke atas gulma untuk membasmi mereka.


Pencuci mulut dan obat kumur


Larutkan sekitar seperempat sendok teh garam ke dalam setengah sendok makan air hangat. Ratakan ke seputar mulut Anda lalu kumur-kumur. Saya juga telah merasakan manfaatnya, ini benar-benar membantu ketika berhadapan dengan sakit gigi.


Papan potong yang berbau tidak sedap


Papan potong dengan bau yang tidak sedap menandakan adanya bakteri, dan ini bukan hanya masalah bau pada papan potong, tetapi juga merupakan masalah kesehatan.


Bakteri dapat dihilangkan dengan garam, oleh sebab itu usapkan garam pada area papan potong Anda yang beraroma tidak sedap, biarkan sebentar lalu bilas, papan potong Anda akan menjadi berbau segar dan menjadi bebas bakteri!


Pemadam kebakaran


Simpan sekotak garam sedekat mungkin sebagai alat pemadam api pada saat keadaan darurat untuk memadamkan kebakaran akibat minyak. Tetapi ia tidak boleh menggantikan alat pemadam api yang sesungguhnya, hanya untuk menjadi cadangan yang baik.


Pembersih setrika


Berkali-kali, setrika besi mengangkat sedikit demi sedikit kotoran yang mengakibatkan mereka menempel ketika Anda menggosok pakaian Anda. Untuk menghilangkan segala macam kotoran tersebut, taburkan garam ke atas selembar kertas dan lalu disetrika di atasnya. Gunakan sedikit uap panas untuk membersihkan pancaran air sesudah melakukan hal ini dan juga bersihkan alas setrika dengan sehelai kain lembab ketika sudah tidak panas.


Mencegah terbentuknya noda pada cerobong


Jika Anda menggunakan pembakaran kayu untuk kompor atau tungku pemanas, jelaga dan cairan ter kayu akan terbentuk pada cerobong asap, hal ini telah mengurangi estetika dan juga dapat meningkatkan risiko kebakaran pada cerobong asap. Segenggam garam yang dilemparkan ke atas nyala api adakalanya dapat membantu menghilangkan jelaga.


Berikut tips menarik yang saya temui beberapa kali—dengan menambahkan sejumput garam pada susu, akan membuat susu lebih awet disimpan untuk waktu yang lebih lama tanpa mengubah rasa!


Di atas hanya beberapa masalah yang umum dari berbagai kegunaan garam, akan tetapi sesungguhnya masih banyak manfaat lainnya. Satu hal yang harus diperhatikan, selain jumlah yang berlimpah-limpah dan murah; terlalu banyak garam yang melekat di saluran air kita atau bahkan di halaman pekarangan, akan dapat merusak lingkungan, oleh karena itu gunakan secukupnya saja. (Michael Bloch/The Epoch Times/mer)

Waspadalah, Profesional Muda Rentan HIV !

Profesional muda termasuk golongan yang rentan tertular virus HIV/AIDS, hal itu terjadi karena terjadi perubahan gaya hidup, sementara nilai-nilai etika dan budaya nasional kian tersisihkan dan akhirnya terjerumus dalam pola hidup bebas.

Selain seks bebas, pengguna narkoba juga beresiko tertular virus HIV, khususnya pada pemakaian jarum suntik secara bergantian. Dengan kemampuan dana dan kesempatan yang dimiliki oleh profesional muda, mereka mudah terjerumus kepada pergaulan seks bebas serta pemakaian narkoba. Kecenderungan kian kuatnya pergeseran nilai-nilai etika dan budaya itu berlaku secara umum atau universal.

Kekuatiran bahwa kaum profesional muda rentan terkena virus HIV bukan tanpa alasan, karena berdasarkan data bahwa dari jumlah warga yang terkena infeksi virus HIV/AIDS di Kalimantan Timur hingga Desember 2008 mencapai 952 penderita, sebagian besar masuk dalam kelompok usia produktif.
Siapa profesional muda itu, mereka adalah yang masuk dalam golongan pengusaha muda, eksekutif muda, dan lain-lain profesi yang berhasil ia perankan dalam usia cukup muda. Virus HIV umumnya tertular kepada mereka akibat narkoba, khususnya pemakaian jarum suntik bergantian serta pola hidup seks bebas. Profesional muda karena memiliki kesempatan dan uang sehingga dengan mudah bisa melakukan penyimpangan sosial, seperti narkoba dan seks bebas.

Celakanya, Kalimantan Timur tercatat sebagai lima kota di Indonesia dengan peredaran narkoba terbesar (berdasarkan data kasus yang diungkapkan pihak Polri di Kalimantan Timur) sehingga apabila para profesional muda di Kaltim tidak dibekali dengan iman dan moral yang baik, maka bisa dengan mudah terjerumus dalam perilaku penyimpangan sosial itu.

Kehidupan seks bebas di Kaltim juga cukup memprihatinkan. Hal itu berdasarkan polling yang dilakukan di sekolah-sekolah belum lama ini. Dari pengakuan sejumlah sampel secara acak yang diambil dari berbagai sekolah itu, baik siswa maupun siswi, ternyata sebagian mengaku pernah melakukan hubungan seks.

Dari polling yang dilakukan pihak PKBI itu, hampir 12 persen dari sampel secara acak mengaku pernah melakukan hubungan seks, dan yang memprihatinkan kejadian tersebut dilakukan di rumah sendiri saat orangtuanya tidak berada di tempat.

PKBI Kaltim selama ini termasuk lembaga yang berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam penanganan penyebaran AIDS, baik melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah, termasuk menggelar talk show, seminar, dan lokakarya terkait masalah HIV/AIDS.

Secara nasional, jumlah penderita HIV/AIDS pada 2008 mencapai 87.327.500 jiwa, dan umumnya menimpa warga usia produktif, yakni antara 25-49 tahun.